Minggu, 9 Nopember 2014, sesuai rencana, saya dan keluarga jalan-jalan ke Kota Tua Jakarta, kebetulan dengan adanya Even Festival Kota Tua yang sudah berlangsung sejak kemarin Sabtu, 8 Nop. 2014.
Dengan menggunakan angkutan masal terpopuler di Jakarta, apalagi kalo bukan KRL alias ikat pinggang besi nya Jayabaya...hehehe.... Penampakan di dalam KRL :
Kebetulan KRL tidak begitu penuh dengan penumpang, jadi perjalanan cukup nyaman. Sampai di Kota Tua, ternyata suasana sudah lumayan ramai.
Saya langsung berfoto-foto ria dengan para manusia patung :
Ada Ondel-Ondel....
Bermain sepede Ontel (biaya sewa Rp. 20.000 per setengah jam)
Ketemu para Jawara Betawi....
Jajan Es Tradisional Es Selendang Mayang yang benar-benar bikin segarrrr
Kehidupan
masa kecil ku dulu memang bener2 menyenangkan deh... meski bukan
bergaya seperti anak-anak orang kaya, tapi sangat menyenangkan.
Aku
dan keluarga hidup di sebuah kota kecil di Sumatera Utara, nama kotanya
Binjai, terkenal dengan buah rambutannya yang luar biasa gede nya,
airnya banyak banget. Suasana di lingkungan ku bener2 seperti pedesaan,
jadi aku ini asalnya emang anak kampung.Aku dan ke 2 adikku kompak
banget...kemana-mana selalu barengan, sampai dapat julukan 3 serangkai,
semua kami lakukan bersama. Bermain...bekerja...yaa kami dulu sejak
kecil udah bekerja. Kami biasa bantu tetangga untuk bercocok tanam,
tanam kedelai, kacang panjang dan lainnya, dengan upah sarapan dan
oleh-oleh makan setelah makan siang bareng.Semua orang pasti setuju,
gimana enaknya makan ditengah ladang atau sawah, walau cuma pake ikan
asin dan rebusan daun singkong.
Banyak kejadian lucu pada saat itu, diantaranya kejadian yang menimpa adikku yang salah makan.
Itu lucu banget.
Waktu
itu, sepulang dari bantu nukul (tanam kedelai), aku dan kedua adik2ku,
jalan menyusuri bekas ladang singkong. Seperti biasa, kalau singkongnya
habis dipanen, sisa panenannya masih ada di dalam tanah, potongan2 kecil
singkong. Itu kalo dimakan, enak banget, kayak singkong bakar, rasanya
gurih dan fresh seperti baru dari oven (Fresh from Oven...hehehe). Yang
bikin kejadian lucu tuh, menimpa adik yg no.3 (oya...aku si sulung nya).
Mungkin
dikarenakan perasaaan senang dapat singkong yang enak, dia terus
menggali tanah bekas panen, tanpa lihat-lihat dulu, langsung saja makan
apa yang didapat.
Tapi dia gak sadar, apaan tuh yang dimakan ??? Dia langsung teriak-teriak nangis dan menggaruk-garuk mulutnya
"ada apa Win ?" tanyaku
"Aduuuuh.... gatal kali ni..." jawab Win
"Memangnya Win makan apa.." adikku yg no 2 nanya
"Gak tau.... ini koq gatal kali "
Dia
langsung gosok-gosok mulutnya, kegatelan... Aku dan adikku mulai
ketawa, ternyata yang dimakannya tuh...buah keladi alias Talas liar yang
memang gatal banget klo dimakan, apalagi agak mentah.
Hahahaha..... kami gak bisa menahan ketawa....Antara kasian dan lucu, karena dia tadi tuh begitu rakusnya.
Kami langsung buru-buru pulang.
Sampe di rumah, oleh si Mbah (neneknya papa ku), disuruh minum minyak goreng, sesendok.
Sabtu, 4 Oktober 2014.
Pagi jam 5.30, saya dan seluruh keluarga serta keluarga sepupu (Anis), meluncur ke stasiun Depok Baru, mengejar kereta Jabodetabek tujuan Bogor.
Hari ini saya dan keluarga berencana untuk jalan-jalan ke Sukabumi naik Kereta Api.
Tiket sudah saya beli sejak 2 minggu yang lalu, karena padatnya penumpang mengharuskan saya untuk beli tiket jauh hari. Untuk keberangkatan, kami membeli Tiket KA kelas Ekonomi, dengan harga tiket Rp. 20.000,- per orang, nanti pulang dari Sukabumi, kami juga sudah membeli tiket kelas Eksekutif yang tarifnya Rp. 50.000 per orang. Untuk pemesanan tiket sekarang ini sudah dapat dilakukan secara OnLine melalui Website PT. KAI (https://tiket.kereta-api.co.id/), atau bisa juga melalui Minimarket Indomaret.
Sesuai jadwal perjalanan KA yang tidak banyak setiap harinya, jadi memang harus memesan jauh hari.
Kami berangkat tepat pukul 06.30 dari Stasiun Depok baru, langsung menuju Bogor. Sampai di Bogor sekitar pukul 07.00, suasana Stasiun Bogor yang sudah tertata rapi cukup ramai.
Selanjutnya kami menuju ke Stasiun pemberangkatan KA tujuan Sukabumi, Stasiun Bogor Paledang, arahnya keluar dari Stasiun Bogor, menuju arah Mal Taman Topi (Matahari), berjarak kira-kira 200 m.
Pukul 7.45, kereta berangkat menuju Sukabumi, sepanjang perjalanan kereta berjalan lambat, mungkin disengaja supaya para penumpang bisa menikmatai pemandangan sepanjang jalan.
Pemandangan cukup menarik, hamparan sawah serta gunung Salak dan Gunung Gede, cukup menyenangkan.
Disepanjang perjalanan juga ada pramugari cantik nya lho... Ini dia ...
Suasana di dalam gerbong kereta kelas Ekonomi ini lumayan nyaman, adem karena dilengkapi dengan AC (AC Split rumahan) , bersih pula.
Sampai di tujuan Stasiun Sukabumi sekitar pkl. 09.50 (perjalanan ditempuh sekitar 2 jam, dengan jarak sekitar 50 Km.).
Keluar dari Stasiun, kami sedikit bingung juga tuh.... tujuan selanjutnya apa yaa???
Alhamdulillah ada yang nyemperin, ternyata orang yang menawarkan jasa mengantar jalan-jalan ke tyempat wisata. Seorang supir Angkot (Angkutan Kota)
Setelah tawar menawar, akhirnya sepakat 170 ribu perak untuk wisata keliling sampai nanti pukul 15.30.
Jalan-jalan naik angkot...seru... anak-anak senang banget.
Tujuan pertama, kami dibawa untuk menikmati kuliner khas Sukabumi, Bubur Ayam Bunut, yang terletak di Jl. Bunut. Bubur ayam dengan rasa yang unik, berbeda dengan yang biasa saya makan di Jakarta, 1 porsi nya dihargai 10 rb perak.
Lumayan kenyang, perjalanan lanjut menuju Objek Wisata Selabintana. Ditempuh sekitar 10 menit.
Area taman masih sama seperti saat terakhir saya ke sana, sekitar tahun 1993.
Kegiatan di sana, selfie-selfie an deh..... saya dan anak-anak benar-benar menikmati.
Tidak terlalu lama di sana, cuma sekitar 30 menitan, lanjut menuju tempat wisata ke 2, Pondok Halimun.
Tempat wisata yang belum pernah kami kunjungi. Jalan menuju ke sana menanjak terus, gak ada turunannya.
Udara sekitar yang sejuk benar-benar bikin nyaman... Ini merupakan Travelling yang menyenangkan.
Kami mampir di tengah-tengah kebun Teh...lalu ...lagi-lagi..selfie-selfie an deh.
Sampai di Pondok Halimun, surprise banget deh.... tempatnya sangat asri. Ada sungai kecil yang penuh batu-batu besar dengan air yang bening, serasa pengen diminum aja.
Rasanya belum puas menikmati keindahan Pondok Halimun, kami harus kembali ke Stasiun, karena jadwal KA adalah pukul 15.45.
Tapi ...perut udah mulai keroncongan, kayaknya harus isi perut dulu deh...
Turun dari Pondok Halimun, di tengah kota sukabumi yang cukup nyaman (tidak ada kemacetan), kami mampir ke Resto Warung Nasi Ungu Mamih. Kuliner yang lezat dengan harga ekonomis, nasi uduknya warna-warni, ada Nasi Uduk Ungu, Nasi Uduk Hijau, Nasi Tutug. Porsinya lumayan lah buat perut lapar.
Selesai isi perut... lanjut ke Stasiun... Selamat tinggal Sukabumi.....
Hari ini, Selasa, 16 Februari 2010 merupakan hari perkawinan ku yang ketiga dengan istri tercinta. Terima kasih Tuhan, Kau telah memberi ku istri yang baik.. istri yang sangat menyayangi ku dan anak2 ku...alhamdullillah. Hari ini kami peringati dengan makan bersama keluarga dan teman2 dekat kami. Bahagia rasanya, pada hari perkawinan ini anak2 kami memberi kami kado yang sangat mengesankan, diantara nya yang terlihat di gambar. Aku berharap dan berdoa kepada Allah SWT, agar kiranya pernikahan kami akan langgeng dan abadi sampai saat kami tiba. Dan yang paling aku inginkan, kami bisa menjadi keluarga yang sakinah, warrohmah mawardah, Aminn....
Sebentar lagi aq mo pindahan rumah, rencana pindah hr Sabtu besok tgl. 28 Nop 09. Pindah ke RMD alias Rumah Masa Depan, yg serba baru, meninggalkan semua jejak langkah terdahulu yg penuh dengan kekelaman. Mudah2an di rumah baru ini aq bs mendapatkan ketentraman dan bisa menjadi rumah yang benar2 teduh, Aminnn....
Meski sudah beberapa kali saya wisata ke Kampung Cina yang berada di Kota Wisata Cilengsi, namun tetap saja tempat yang menarik untuk dikunjungi. Masuk ke area wisata ini, gratis kecuali jika anda ingin main di Fantasy Island nya. Perjalanan dari rumah saya di daerah pasar minggu, sampai ke sana sekitar 1 jam (jaraknya sekitar 30 km), lumayan jauh sih.... Suasana di Kampung Cina, benar2 mirip di negeri Tirai Bambu itu, banyak kios2 penjualan pakaian, aksesories maupun sovenir. Harga yang ditawarkan di sini cukup kompetitif, ada banyak koleksi sovenir yang cukup menarik. Untuk mencapai lokasi ini jika anda mengendarai mobil bisa melalu jalan tol jagorawi lalu keluar di pintu tol Cibubur, ambil jalan yang menuju arah Cileungsi, terus jalan lurus sampai ke perumahan Kota Wisata, adanya di sebelah kiri jalan. Ikuti petunjuk arah yg ada. Jika anda ingin main di playground namanya Fantasy Island, harga tiket masuk nya Rp. 8000 per orang termasuk anak kecil. Di tempat ini banyak permainan-permainan yang bisa anda pilih, termasuk ada Outbound yang cukup menantang dengan Flying Fox nya yang membentang melintasi danau, harga yg ditawarkan untuk dapat bermain Flying Fox ini lumayan mahal sih, Rp. 25.0000, tapi ... sesekali nyenengin anak boleh dong...