Tampilkan postingan dengan label Wisata. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Wisata. Tampilkan semua postingan

Selasa, Desember 20, 2016

Umbul Ponggok


Menurut saya...ini adalah tempat wisata yang benar-benar menyenangkan, murah...tidak terlalu jauh dari kota tempat saya tinggal di Semarang, dan gak perlu jauh-jauh ke tengah laut untuk bisa snorkling. Karena di Umbul Ponggok kita bisa snorkling sepuasnya di kolam alami dengan dasar kolam bebatuan, air yang sangat jernih dan yang bikin sensasi adalah berenang bareng ikan-ikan besar kecil, ada ikan mas, ikan nila, ikan gurame, ikan bawal air tawar dan yang paling besar yang saya lihat adalah ikan bawal hitam.
Berangkat dari rumah sekitar pukul 07.00 pagi, meluncur melalui kota Salatiga, Boyolali, lalu ke kanan arah Klaten, lebih tepatnya ke arah Jatinom. Lihat Maps :

Mampir untuk sarapan di warung soto segar Mbok Giyem yang berada di tengah kota Boyolali. Sarapan Soto disini memang benar-benar Maknyus, dan yang paling penting tidak mahal.
Lanjut jalan lagi .....
Sampai di Umbul Ponggok sekitar pukul 09.30 WIB (Waktu Indonesia bagian Barat lho...bukan Waktunya Indonesia Bercanda).
Beli tiket cuma Rp. 15.000, malah dapat "cashback" berupa 1 botol Kopi Instant, merk ABC (kalo gak salah harganya Rp. 7.000 yaa...), cukup murah kan??
Melihat suasana sekitar di dalam area kolam renang alami nya...waaah... jadi gak sabar untuk menyeburkan diri.
Buru-buru aja deh ... sewa peralatan Snorkling seharga Rp. 20.000 per set lengkap.
Byurr..... langsung berenang dikolam yang airnya dingin segeeerrrr...bersih...dan bening banget...

Selanjutnya....biarlah gambar yang berbicara....hehehe...
Berenang bareng ikan

Perlengkapan Snorkling

Suasana seputar Umbul


Beningnya air umbul


Happy Snorkling






Senin, Juli 25, 2016

Pelatihan Virtual Class @ SMK Dwi Darma Sukabumi (2nd)

Berangkat ke Sukabumi, tepatnya ke Parungkuda hari Kamis, 21 Juli 2016, naik Kereta Api dari Stasiun Paledang Bogor berangkat Pukul 13.40 (Jadwalnya tepat banget...gak kayak jadwal Pesawat Terbang yang selalu mulur alias Delay).
Dari atas kereta, seperti biasa pemandangannya indah, dan ada yang unik, salah satunya ada motor Suzuki Smash yang dijadikan alat pemeriksa rel, lihat deh di foto ini :
Foto ini saya jepret di stasiun Maseng, dari atas kereta api Pangrango.
Bagi saudara-saudara yang belum pernah mencoba naik kereta Pangrango, silahkan deh...luangkan waktu buat jalan-jalan ke Sukabumi, trus dari sana bisa sewa angkot buat jalan-jalan misalnya ke Selabintana atau Pondok Halimun. Tapi ingat lho.... kalau mau naik kereta Pangrango ini pada hari libur, harus pesan tiket minimal 1 minggu sebelum berangkat, kalau kalian tidak ingin kehabisan tiket.

Sampai di Parungkuda pukul 14.50, tepat waktu sesuai dengan yang tertera di tiketnya.
Besoknya...hari Jum'at tgl. 22 Juli 2016, jadwal pelatihan adalah "Digital Library" dengan peserta hanya 1 orang, peserta ini yang nantinya disiapkan untuk menjadi petugas Perpustakaan Digital.
Pada saat makan siang....naah.... ini yang unik...kita makan rame-rame di atas selembar daun pisang...makannya rebutan...seru....

Makan bareng yuuuk.....
Yang bikin lebih seru, Bpk. Ketua Yayasan (Pak Nanang) juga ikutan nimbrung makan bareng. Kelihatan banget kebersamaannya...bravo buat guru-guru, karyawan serta pengurus Yayasan Dwi Darma.
Hari Sabtu dan Minggu, pelatihan untuk materi Kelas Maya dilaksanakan.

Pada sesi pagi hari, pesertanya sejumlah 15 orang (seharusnya seluruh guru hadir untuk jadi peserta)
Setelah istirahat Ishoma, peserta tinggal 7 orang... sangat disayangkan karena banyak yang tidak mengikuti pelatihan ini sampai selesai.
Padahal... materi ini sangat menarik, dan Insya Allah sangat bermanfaat sebagai alat bantu didalam proses Kegiatan Belajar Mengajar.
Mungkin beberapa teman-teman peserta ada keperluan lain yang lebih mendesak.
Hari kedua, Minggu, 24 Juli 2016, pelatihan dimulai nya agak molor, sekitar jam 9.15 yang seharusnya pukul 8.00.

Peserta pada hari kedua, masih sama seperti pada hari pertama, sejumlah 7 orang.
Materi masih sama dengan kemarin.




Meski jumlah pesertanya sedikit....namun saya tetap semangat untuk berbagi ilmu kepada teman-teman. 
Semoga ilmu yang saya bagikan bermanfaat bagi semuanya...
Aminn...




Kamis, Juli 21, 2016

Akhirnya...sampai juga ke Umbul Sidomukti Kab. Semarang


Yaa.... sudah sejak lama saya pengen banget jalan-jalan ke objek wisata yang satu ini : Umbul Sidomukti yang berada di Kabupaten Semarang, dengan jarak sekitar 35 KM dari Kota Semarang.
Tempat wisata ini sangat indah pemandangannya, diketinggian kita bisa menikmati keindahan alam sekelilingnya, dengan dihiasi taman-taman tempat piknik keluarga.
Ada kolam renang alam yang airnya dimancurkan dari Umbul yang benar-benar alami.
Airnya dingin menyegarkan.
Perjalanan ke Umbul Sidomukti ini benar-benar keren...jalanannya yang menanjak tinggi, sepertinya kendaraan yang dipakai harus betul-betul mampu untuk naik-naik ke puncak gunung ini. Jalannya juga agak sempit, cuma bisa dilewati oleh 1 baris mobil, tapi semua itu terbayar dengan pemandangan yang cukup indah.
Sesampai di area wisata, kita diminta bayar parkir untuk motor sebesar 2000 perak sedangkan mobil hanya 4000 perak.
Kemudian untuk memasuki taman piknik sekaligus kolam renang, dipungut biaya 15 ribu perak (toeslagh lebaran, biasanya 10 ribu). Masya Allah....Disini terlihat keindahan alam Ciptaan Illahi yang patut kita syukuri. Ada Outbound yang dipasang melintasi jurang, bagus buat uji nyali...
Bagi saya...ini tempat wisata murah meriah koq... karena kita bisa menikmati keindahan alam untuk seharian.
Enaknya tuh...kita bawa makanan aja dari rumah, trus nongkrong deh disana sampe tutup jam 5 sore atau pukul 17.00 waktu Umbul Sidomukti.
Berikut ini saya tampilkan beberapa foto-foto suasana di Umbul Sidomukti.
Oya... saya kesana cuma berdua dengan istri tercinta makanya fotonya cuma sendiri-sendiri...hehehe....

Outbound yang cukup menantang nyali

My Lovely wife

Marine Bridge

Bener-bener di atas jurang


Kolam renang alam dipinggir jurang


Indah kan....


Bingung.... mau kembali atau terus yaa...???

Dingin banget cuacanya di sini

Nih umbulnya memancar.....
Ayo teman-teman...saudara-saudari... mas..mas... mba-mba... OTW ke Umbul Sidomukti.












Rabu, Maret 16, 2016

Museum Unik De'MATA


Di Yogyakarta ada lagi tempat unik yang bagus buat kita kunjungi, namanya Museum De MATA atau Trick Eye Museum. Sesuai dengan namanya, tempat ini memang merupakan Museum Seni yang berisikan dengan gambar-gambar yang tampil 3 Dimensi, yang membuatnya unik adalah, jika kita mengambil foto dengan latar belakang tampilan 3 Dimensi itu, maka hasilnya pun menjadi seolah-olah kita berada ditempat sebenarnya.
Lokasi dari Museum De MATA ini ada di dalam area  XT Square Gedung Umar Kayam, lantai Basement, Jl. Veteran Umbulharjo, Daerah Istimewa Yogyakarta.

Gedung Museum De MATA berdampingan dengan Museum De ARCA yaitu museum yang berisi dengan patung lilin orang-orang terkenal (semoga penulis berkesempatan juga untuk mengunjungi Museum De ARCA ini).
Museum ini sangat menarik, terutama bagi yang menyukai Fotografi, semua gambar-gambar yang ada membuat decak kagum. Untuk dapat masuk ke museum ini, kita diharuskan merogoh kocek sebesar 40 ribu perak, tapi.... worth it lah dengan kepuasan yang didapatkan.
Jika anda ingin sekaligus masuk ke museum De ARCA, maka duit yang dikeluarkan adalah 75 ribu perak, penulis gak sempat mampir ke De ARCA, sebab udah terlanjur malam.
Museum ini buka dari jam 10 pagi sampai jam 10 malam.
Penulis kesana pada hari Minggu, 6 Maret 2016, disarankan untuk kesana bukan tepat pada hari libur sekolah, dijamin akan kesulitan untuk ber-foto-ria, karena pasti ramai pengunjung yang antri...hehe....
Nih hasil dari beberapa jepretan-jepretan yang penulis beserta keluarga buat:







Rabu, Maret 02, 2016

Wedang Uwuh

Tulisan ini merupakan kutipan dari beberapa sumber, serta pengalaman pribadi.
Wedang Uwuh ..... kalau diterjemahkan secara harfiah berarti Wedang = Minuman serta Uwuh = Sampah, jadi artinya Minuman Sampah...hahaha... yaa karena isi kandungan dari minuman ini seperti sekumpulan sampah daun-daunan.
Wedang Uwuh adalah minuman Khas masyarakat Yogyakarta, berasal dari daerah Imogiri, Yogyakarta,konon merupakan sajian minuman untuk para raja-raja disana.
Wedang uwuh nikmat disajikan panas atau hangat yang memiliki rasa manis dan pedas karena bahannya yang mengandung rempah-rempah.
Penyajiannya harus panas, dengan menuang air mendidih kedalam gelas yang telah dimasukkan bahan-bahan Wedang Uwuh ini dengan warna merah cerah dan aroma harum, rasa pedas karena ada jahenya, sedangkan warna merah karena adanya serutan kulit kayu pohon secang.
Khasiat utama dari Wedang Uwuh ini adalah dapat menghilangkan masuk angin, cape-cape serta pegal-pegal dan yang paling utama yaitu menghangatkan badan.
Adapun bahan-bahan dari Wedang Uwuh ini adalah :
* Jahe
* Daun serta Ranting Cengkeh
* Kulit kayu secang yang diserut
* Kayu manis
* Gula Batu
Cara menghidangkan Wedang Uwuh ini juga cukup mudah, dengan mencampurkan kesemua bahan tersebut ke dalam gelas, lalu disiram dengan air yang baru mendidih. Nantinya air akan berubah warna menjadi merah namun bening.
1 kantong ini bisa untuk 2 gelas
Rasanya manis-manis pedas, karena adanya campuran gula batu dengan jahe dan cengkeh.
Saat ini, sudah banyak Wedang Uwuh yang dikemas ke dalam bentuk bubuk instan, namun rasanya agak berbeda.
Jika para pembaca ingin mencoba Wedang Uwuh Asli, namun belum punya kesempatan untuk pergi ke Yogyakarta, penulis bisa membantu anda untuk mendapatkannya. Tidak perlu jauh-jauh datang ke Yogyakarta.
Penulis menyediakan Wedang Uwuh asli yang langsung didatangkan dari Imogiri.
Harganya cukup terjangkau...cuma Rp. 3.000,- per bungkus plus ongkir (seperti yang terlihat pada gambar), bisa untuk 2 gelas ukuran 200 ml.

Senin, Desember 29, 2014

Tempat Kuliner Rekomendasi di Yogya

Ketika saya ke Yogya, kemarin Rabu, 24 Des. 2014, saya sempatkan mampir ke salah satu tempat makan yang sangat unik di daerah Lempuyangan dekat Fly Over, tepatnya di Jln. Dr. Sutomo No. 54 Yogyakarta.

Suasana rumah makan seperti warung makan Tradisional di kampung, nyaman meski agak ramai mungkin karena harganya yang murah.
Bagian Pemesanan Makanan









Suasana Interior Warung Rakyat Jelata


Roti Bakar (Perhatikan wadahnya)


Pengumuman Jadoel.



Pesan di Pintu Toilet


Ada Lesehannya juga


Makan ber-6 cuma habis segini...