Sabtu, November 24, 2012

Ini baru Gadget......


Ini baru bener-bener Gadget...judul ini sengaja saya pilih..karena kekaguman saya terhadap teknologi Gadget ini. Dari produsen IT terkenal ASUSTEK Computer yang bermarkas di Taiwan, mereke menghasilkan produk yang benar-benar Spektakuler. Sebuah Notebook alias Laptop namun bisa sekalian sebagai Tablet, namun berbeda dari tablet-tablet lainnya yang hanya menggunakan 1 sisi layar, gadget besutan ASUS ini memiliki dual monitor, jadi tidak hanya sisi dalamnya saja yng bisa dijadikan sebagai monitor, tapi bagian luarnya pun menjadi layar monitor juga sehingga bisa dilihat dari depan maupun belakang.Lihat gambar ini :
Gadget ini termasuk jenis Notebook yang akhir-akhir ini mulai populer yaitu yang dinamakan ULTRABOOK, dengan bermesinkan Prosesor INTEL i5 dan i7, performance Notebook ini benar-benar hebat.
Ditambah sistem operasi yang paling Gress saat ini yaitu Microsoft Windows 8, sepertinya OS ini bisa mengalahkan OS Android besutan Googel; itu.
Menurut penilaian saya setelah melihat video-video tentang ULTRABOOK ini, betul-betul hebat nih Gadget, sebanding dengan harga nya sih... sekitar US$ 1,500.... seharga motor matic sekarang ini.
Untuk lebih jelasnya silahkan lihat video nya berikut ini.

Spesifikasi dari ULTRABOOK ini adalah
OS : Windows 8
Prosesor : Intel i5 dan i5
Memory : DDR3 4 GB
Hard Disk : SATA 3 SSD 128 dan 256 GB
Display : Touch Screen Capasitive
Graphics : INTEL HD Graphics 4000







Senin, November 19, 2012

Magic Cube Virtual Keyboard





Ada sebuah teknologi baru dibidang TI, yaitu sebuah peripheral untuk komputer yang menurut saya sangat canggih, yaitu sebuah Virtual Keyboard yang berbentuk seperti sebuah Proyektor yang memancarkan sinar Laser ke permukaan meja atau permukaan rata lainnya kecuali permukaan kaca atau cermin.
 
Virtual Keyboard dibuat oleh Magic Cube, sebuah perusahaan Cina. 
Saya pertama kali melihat Keyboard ini ketika mengunjungi pameran komputer terbesar yaitu Indocomtech yang diadakan di Jakarta Convention Centre (JCC). Sangat tertarik melihat teknologi Keyboard ini, seperti yang ada di Film-film itu.
Keyboard ini bekerja dengan memancarkan sinar laser yang berbentuk Layout sebuah Keyboard, untuk mengoperasikan kita dapat menyentuh gambar keyboard yang ditampilkan, awalnya memang terasa aneh, krn tidak adanya stroke dr tombol-tombolnya, tapi lama-kelamaan pasti akan terbiasa. 
Harga yang ditawarkan untuk keyboar ini adalah sekitar 1,9 juta Perak, cukup murah untuk sebuah teknologi yang sangat canggih.
Keyboard ini bisa dipakai untuk komputer PC, Laptop, Android maupun IPhone, yang penting ada colokan USB nya pada Gadget anda itu.
Anda pengen punya ???? Coba mampir ke sini deh......Magic Cube Virtual Keyboard.
Lihat gambar-gambar nya berikut ini.







Jumat, November 16, 2012

Windows 8 Gesture Control

Ada kelebihan lain dari Microsoft Windows 8 yang membuatnya berbeda dengan Android ataupun I Phone dan IPad, yaitu Aplikasi Gesture Control yang bisa diinstall pada Gadget sentuh Windows 8 anda. 
Dengan menggunakan aplikasi Gesture Control ini, maka layar sentuh Gadget anda tidak perlu disentuh ketika akan menjalankan perintah. Cukup dengan menggerakkan jari atau tangan anda dihadapan layar nya, seperti yang diterapkan pada TV Samsung Smart TV.
Sehingga anda tidak perlu khawatir jika jari anda yang kotor bisa membuat layar gadget anda ikut kotor.
Hanya dengan gerakan tangan atau jari, anda bisa melakukan perintah mulai dari menu, aplikasi, bolak-balik halaman Web, bolak-balik buku Digital anda (Ebook).

Teknologi yang dipakai disebut dengan Ultrasonic Touchless Gesture Technology, software nya dikembangkan oleh Ellipticlabs, sebuah perusahaan pengembang software Amerika., yang berlokasi di Palo Alto.
Ini adalah software komersial, anda harus membelinya jika ingin menikmati kecanggihan dari Windows 8 anda.
Secara garis besar cara kerja dari software ini adalah dengan memanfaatkan suara Ultra Sonic yang dihasilakan dari gerakan jari atau tangan kita.

Selasa, November 06, 2012

Google Data Center





Anda tau Google kan...??? Oooh... So Pasti dong.. tuh Google ..Sang Mesin Pencari yang paling Sakti deh.... Sampai-sampai dijuluki Mbah Google ...itu karena kecangihannya dalam mencari data apapun yang anda ingin ketahui.
Semua kecanggihan itu didukung oleh Sistem Komputerisasi yang sangat canggih juga, dengan perangkat Server yang cukup banyak tersebar diberbagai tempat di bumi ini. Termasuk Data Center yang merupakan tempat penyimpanan Informasi (Pusat Database).
Sistem pengolahan data Google tersebut yang sebelum ini sangat dirahasiakan, kini dapat dengan bebas kita kunjungi, kita bisa berjalan-jalan ke lokasi data center itu melalui komputer anda masing-masing, yang pasti komputer anda harus lah tersambung ke internet yaaa.....
Mari kita mulai Tour ke Data Center Google...silahkan klik link ini yaa.....
Selamat menjelajah yaa.... semoga bermanfaat...

Selasa, Oktober 30, 2012

Motherboard


Motherboard merupakan perangkat yang berfungsi mengintegrasikan semua device/periferal server pada satu papan sistem (board) agar saling bekerjasama, seperti Processor, RAM, HDD sampai ke sistem konektor Input/Output (USB, LAN, PS/2 dan lain-lain). Motherboard pasti digunakan pada semua tipe komputer atau perangkat elektronika lainnya. Fungsinya sangat penting, karena pada dasarnya spesifikasi suatu server bergantung dari tipe Motherboard yang digunakan. Kita tidak mungkin menginstalasi suatu device apabila spesifikasi suatu Motherboard tidak menyediakannya.
Contoh : apabila Motherboard menggunakan socket-775 untuk processor, maka kita hanya dapat memasang processor Xeon 3000 series saja karena processor Xeon 5000 dan 7000 series menggunakan tipe socket berbeda.



Socket Processor
Socket Processor, merupakan tempat dimana Processor dipasang. Pada server platform Intel dikenal tiga tipe socket processor seperti pada tabel dibawah :
Tabel Socket Processor Intel Xeon
Socket
Processor
LGA775
Intel Xeon X3000 dan 3000 series
LGA771
Intel Xeon X5000 dan 5000 series
PGA 604-pin
Intel Xeon 7000
Keterangan :
  • LGA singkatan dari Land Grid Array, merupakan tipe socket berbentuk kaki pin-pin kecil dalam susunan array. LGA merupakan teknologi baru socket processor yang dikenalkan pada saat era Pentium 4 generasi baru (Pentium 4 lama masih menggunakan Socket pin 478). Dengan LGA, maka processor tidak memiliki pin lagi, diganti dengan titik bola-bola kontak kecil dalam sususan array yang akan langsung terkoneksi di pin socket pada saat pemasangan.
  • PGA singkatan dari Pin Grid Array, merupakan tipe socket berbentuk lubang-lubang kecil dalam susunan array. PGA digunakan untuk Processor yang masih menggunakan kaki pin sebagai kontak-nya. PGA merupakan socket tipe lama yang sudah dikenal pada Processor zaman dulu, seperti Pentium II, Pentium III, Pentium 4 (versi awal), Xeon (versi awal), dan lain-lain.

Slot RAM (DIMM)
Slot RAM (DIMM) merupakan tempat dimana memori atau RAM dipasang. Baca mengenai RAM

Slot PCI (Peripheral Component Interconnect)
Slot PCI (Peripheral Component Interconnect). Slot ini berfungsi untuk memasang berbagai Card Module (Add-in Card) yang tidak disediakan oleh sistem motherboard, seperti RAID, SCSI, Gigabit, SAS Controller dan sebaginya. Card tambahan ini diperlukan server untuk meningkatkan fungsinya (baca Scale Up pada Bab 1), karena fungsi tersebut tidak disediakan oleh Motherboard.
Pada beberapa tipe motherboard server lainnya, fungsi-fungsi seperti diatas telah disediakan (di-istilahkan dengan “On-Board”).
Pada server tersedia beberapa tipe Slot PCI, yaitu :
  • PCI, singkatan dari Peripheral Component Interconnect. PCI merupakan teknologi slot yang paling umum digunakan pada motherboard, baik Server maupun Desktop. Secara fisik PCI berwarna putih dan umumnya terdapat lebih dari satu unit dalam sebuah sistem motherboard. PCI masih menggunakan pengolahan paralel, dan biasa digunakan untuk fungsi RAID, Gigabit Ethernet, SAS dan lain-lain. PCI memiliki varian sebagai berikut :
·          
    • PCI (atau disebut PCI version 3.0), memiliki width sebesar 32-bit dan bus 33 MHz, sehingga menghasilkan bandwidth sebesar 133 MB/s. PCI juga memiliki tegangan sebesar 3.3 Volt.
    • PCI-X memiliki width sebesar 64-bit dan bus 100/133 MHz, sehingga menghasilkan bandwidth maksimal sebesar 1,014 MB/s. PCI-X memiliki tegangan sebesar 1.5 Volt.
    • PCI-X 2.0 memiliki width sebesar 64-bit dengan bus 266 MHz, sehingga menghasilkan bandwidth sebesar 2,035 MB/s.
Beberapa Add-in card server menggunakan slot PCI-X dan PCI-X 2.0, contohnya RAID Card Controller versi tertentu.
  • PCI Express (disingkat sebagai PCI-e) merupakan generasi terbaru dari PCI. Disebut “Express” karena performa-nya lebih tinggi dari PCI biasa, dengan pengolahan serial. PCI Express merupakan slot pengganti dari PCI biasa (termasuk juga slot AGP untuk graphics card), karena memiliki performa yang lebih baik untuk mengadaptasi berbagai add-in card tipe-tipe terbaru. PCI Express umum digunakan pada berbagai Motherboard generasi baru, serta memiliki beberapa tipe :
·          
    • PCI Express x1 : 250MB/s
    • PCI Express x2 : 500MB/s
    • PCI Express x4 : 1GB/s
    • PCI Express x8 : 2GB/s
    • PCI Express x16 dengan bandwidth sebesar 4GB/s. Slot ini biasanya digunakan sebagai slot VGA (graphics adapter). PCI-e x16 tidak digunakan pada motherboard server, karena server umumnya menggunakan graphics controller terintegrasi.
Konektor ATA (Advanced Technology Attachment)
Konektor ATA (Advanced Technology Attachment) adalah konektor untuk mengkoneksikan Hard Disk tipe ATA atau Optical Drive (CD/DVD ROM). Baca mengenai Hard Disk

Konektor SATA (Serial – ATA)
Konektor SATA (Serial – ATA) adalah konektor untuk mengkoneksikan Hard Disk tipe SATA

Konektor SCSI/SAS
Konektor SCSI/SAS adalah konektor untuk mengkoneksikan Hard Disk tipe SCSI atau SAS

Power Connector
Power Connector adalah konektor untuk menghubungkan modul power supply dibarebone ke motherboard. Pada motherboard server dikenal dua buah konektor power, yaitu 24-pin connector (sebagai konektor utama) dan 8-pin connector 12V (sebagai konektor tambahan). 

BIOS (Basic Input Output System)
BIOS (Basic Input Output System) merupakan IC Controller yang berfungsi untuk menyimpan data-data perangkat (device) beserta setting-nya yang digunakan pada Server. Dengan BIOS, maka waktu booting server (inisialisasi) akan lebih cepat karena Processor tidak perlu membaca device satu per-satu untuk mengenali fungsi masing-masing perangkat itu.
Seperti kita ketahui bahwa Processor merupakan perangkat utama yang mengatur fugsi-fungsi perangkat lainnya seperti HDD, RAM, VGA, dan sebagainya agar saling bekerjasama. Pada saat menyalakan Server, Processor harus mengenali semua perangkat tersebut agar dapat mengatur mereka. Untuk menghemat waktu, maka dipasanglah sebuah IC BIOS yang memuat segala informasi yang dibutuhkan oleh processor tersebut. BIOS juga berfungsi untuk mengatur fungsi-fungsi dasar komputer seperti jam, tanggal, media penyimpanan dan lain-lain. Dan yang terakhir BIOS berfungsi untuk menghubungkan semua perangkat keras agar dapat dikenali oleh sistem operasi seperti Windows & Linux.
BIOS lazimnya menggunakan IC tipe EEPROM (Electrically Erasable Programmable Read Only Memory), yaitu tipe IC yang dapat dihapus dan diprogram ulang melalui sistem elektrik. Data-data didalam BIOS tidak boleh hilang atau berubah (kecuali jika sengaja dilakukan), hingga diperlukan sebuah baterai untuk menahannya. IC BIOS tidak dapat menahan data jika tidak ada power-nya, makanya kita lazim melihat sebuah baterai didalam motherboard.
Untuk mengkonfigurasi data didalam BIOS diperlukan aplikasi khusus yang disebut sebagi Firmware. Firmware dapat selalu diupgrade agar perangkat yang dikenali BIOS dapat selalu diperbaharui. Istilah ini sering disebut sebagai “Update BIOS”.
Beberapa perangkat lain biasanya memilki BIOS terpisah yang akan mengatur fungsinya secara independen, seperti RAID Modul. Baca tentang RAID

Chip-chip pendukung
Chip-chip pendukung merupakan controller yag memiliki fungsi tertentu dalam motherboard, seperti Audio, LAN (Ethernet), SCSI dan RAID. Jika kita melihat terdapat satu fungsi dalam motherboard (misalnya RAID), maka sebetulnya pada arsitektur Motherboard menggunakan chip controller tertentu. Misalnya untuk graphics adapter menggunakan chip controller merek ATI, atau fungsi RAID menggunakan chip controller dari LSI

Konektor (Port)
Konektor (Port) merupakan gerbang input/output yang menghubungkan server dengan peralatan eksternal seperti Hub/Switch, Monitor, Modem, Acces Point dan lain-lain. Sebuah server umumnya mengandung konektor sebagai berikut (terletak dibagian belakang) :

Chipset

Chipset merupakan “jantung” dari Motherboard. Perangkat ini menentukan spesifikasi dan fitur dari Motherboard secara keseluruhan. Bahkan bisa dikatakan bahwa sebuah Motherboard tergantung dengan chipsetnya. Motherboard server umumnya memiliki dua tipe chipset yang saling bekerja sama, yaitu MCH dan ICH.

Description: http://opensource.telkomspeedy.com/wiki/skins/common/images/magnify-clip.png
Controller Northbridge dan Southbridge
MCH singkatan dari Memory Controller Hub (kadang disebut sebagai Northbridge), yaitu chip yang mengatur lalu-lintas data diantara Processor, Graphics Controller dan Memory (RAM). Sedangkan ICH singkatan dari Input/Output Controller Hub (kadang disebut sebagai Southbridge) merupakan chip yang mengatur lalu-lintas data pada peralatan HDD dan I/O seperti LAN, Modem, USB, Keyboard/Mouse, dan lain-lain. MCH dan ICH saling bekerjasama satu sama lain agar sistem komputer berjalan dengan sempurna.
Sebuah chipset sebetulnya memiliki spesifikasi dan generasi tertentu. Biasanya chipset dirilis mengikuti satu teknologi baru yang telah dirilis sebelumnya, seperti tipe processor terbaru, RAM terbaru dan lain sebagainya. 

Tabel Beberapa tipe Chipset server Intel
Chipset
Jumlah Core
Processor
System Bus
Intel® 3010
1
Intel® Pentium® D
1066/800/533 MHz
Intel® 3000
1
Intel Pentium D
1066/800/533 MHz
Intel® 5000P
1-2
Dual-core Intel® Xeon® s 5000 series
1066/1333 MHz
Intel® 5000V
1-2
Dual-core Intel Xeon 5000 series
1066/1333 MHz
Intel® 5000X
1-2
Dual-core Intel Xeon 5000 series
1066/1333 MHz
Intel® E8870
1-4
Intel® Itanium® 2
400 MHz
Intel® E8870 featuring the E8870SP component
1-4
Intel Itanium 2
400 MHz
Intel® E8501
1-4
Dual-Core Intel® Xeon® 7000 sequence
800 MHz
Intel® E8500
1-4
64-bit Intel® Xeon® MP
667 MHz
Intel® E7505
1-2
Intel® Xeon® 533 MHz 512K L2 cache
400/533 MHz
Intel® E7500
1-2
Intel Xeon 512K L2 cache
400 MHz
Intel® E7501
1-2
Intel Xeon 533 MHz 512K L2 cache
400/533 MHz
Intel® E7520 and E7320
1-2
64-bit Intel Xeon 2MB L2 cache
800 MHz


Intel Xeon 800 MHz 1MB L2 cache

Intel® E7230
1
Intel® Pentium® 4 Hyper-Threading
1066/800/533 MHz


Intel Pentium D

Intel® E7221
1
Intel Pentium 4 Hyper-Threading
800/533 MHz
Intel® E7210
1
Intel Pentium 4
800/533 MHz